Jalan Raya

Sebatang coklat. Sebatang coklat yang terselip di saku samping ransel seorang bocah perempuan terjatuh ketika ia tengah menyeberang jalan, melangkah tersuruk-suruk di belakang–sambil mencoba meraih ujung baju–ibunya yang ingin cepat-cepat sampai di pelataran parkir. Udara panas dan berdebu dan kering.

Seorang sopir angkot membunyikan klakson lalu menginjak rem lalu mengoper persneling, memperhatikan sebatang coklat di tengah jalan dari balik kaca, di waktu yang bersamaan. Dan untuk hal tersebut, ia tak bisa berbuat apa-apa kecuali, tanpa mengalihkan pandangan, tangan kirinya memperbesar volume pemutar musik sembari mengira-ngira: apa ia harus melindas coklat tersebut atau tidak. (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s