Movie

Tentang Film A Ghost Story (2017)

MV5BMzcyNTc1ODQzMF5BMl5BanBnXkFtZTgwNTgzMzY4MTI@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

Adegan dimulai dengan gelak tawa Rooney Mara dan Casey Affleck di sofa lalu disambung dengan kutipan dari Virginia Woolf: “Whatever hour you woke there was a door shutting.”

A Ghost Story bercerita tentang kehidupan sepasang suami istri, lalu—karena ini film tentang hantu, maka harus ada seseorang yang meninggal—pada suatu pagi si suami ditemukan meninggal di balik kemudi karena kecelakaan. Si suami lalu menjadi hantu dengan tampilan yang agak absurd: mengenakan kostum dari seprei putih yang pada bagian mata dilubangi—sepertinya terinspirasi dari film Spirited Away-nya Hayao Miyazaki. Ia kemudian menghantui, atau lebih tepatnya, mendiami rumah tempat ia dan istrinya tinggal semasa ia hidup.

Menonton film ini, alih-alih merasa ngeri—jika dikaitkan dengan judulnya, saya malah berpikir kalau A Ghost Story bisa dimasukkan ke dalam daftar film tersedih tahun ini. David Lowery, si sutradara, menggunakan perspektif dari si hantu: Bagaimana rasanya menjadi hantu, kesedihan karena kehilangan orang yang dicintai, dan hanya bisa mengamati tanpa dapat melakukan apa pun, walau sesekali menggangu dengan membuat lampu berkedip. Ia hanya tokoh pasif (bahkan si hantu, dalam salah satu adegan, hanya bisa berdiri terpaku menyaksikan istrinya menahan tangis sambil mencoba menelan pie coklat selama lima menit). Si hantu menjalani waktu yang terus berjalan tanpa menemukan sesuatu, katakanlah sebuah alasan, kenapa ia masih harus berada di dunia manusia.

O, ternyata, entah itu manusia atau hantu sekali pun, tiada artinya jika berhadapan dengan waktu.

 

Advertisements